Jumat, 15 April 2011

Tegar di Jalan Dakwah

Jalan dakwah memang sungguh berliku, begitu banyak problematika dan permasalahan yang mewarnai jalan dakwah ini. Problematika pertama yang disoroti yaitu problematika pada internal yang seharusnya mampu diselesaikan oleh aktivis itu sendiri yang pada akhir nya aktivis dapat optimal menunaikan amanah dakwah.
Ya, memang aktivis itu manusia biasa yang merupakan hal  yang wajar ketika ia dihadapkan pada permasalahan kejiwaan, bahkan Allah pun berfirman dalam Qs. Al- Ankabut :2-3, yang menerangkan bahwa setiap otrang yang beriman pasti akan diuji untuk mengetahui siapa yang benar-benar beriman dan yang tidak. Oleh karena itu memang merupakan fitrahnya lah gejolak kejiwaan itu muncul dari pribadi seorang aktivis, bahkan sahabat Rasulullah pun tidak luput dari gejolak jiwa. Tetapi yang harus dicermati adalah pengelolaan gejolak jiwa ini dengan tepat karena bila tidak, akan dapat menghancurkan citra aktivis dan citra dakwah itu sendiri.
Dalam diri setiap manusia Allah memberikan keseimbangan yang merupakan asas kehidupan. Oleh karena itu merupakan asas kehidupan, bila terjadi ketidakseimbangan berarti melawan fitrah kehidupan itu sendiri dan pasti akan melahirkan ketidakbaikan. Dalam buku ini, menjelaskan bentuk  ketidakseimbangan yang dapat terjadi dalam kehidupan aktivis dakwah diantaranya, ketidakseimbangan antara aktivitas ruhaniyah dengan aktivitas lapangan dan hal ini lah yang sering terjadi di dunia  dakwah yang sebenarnya aktivitas ruhaniyah sangat vital bagi aktivis dakwah, ketidakseimbangan antara dakwah di dalam dengan di luar rumah tangga yang dalam hal ini saya mengaitkannya dengan dakwah di keluarga yang merupakan medan dakwah yang sangat dekat dan prioritas utama, ya walaupun pada kenyataannya terkadang dakwah keluarga dinomorduakan tetapi tetap harus mendapat dukungan keluarga, ketidakseimbangan antara aktivitas pribadi dengan organisasi dan semoga hal ini tidak terjadi pada diri ini, amien.... 
Ketidakseimbangan antara amal tarbawi dengan amal siyasi dan semoga dakwah saat ini senantiasa seimbang, ketidakseimbangan antara perhatian terhadap aspek kualitas dengan kuantitas SDM dan mungkin hal inilah yang saat ini menimpa dunia dakwah dan semoga bisa diperbaiki terus, penyebab ketidakseimbangan yang tentu berasal dari banyak faktor, dan jalan keluar ruhaniyah yang semestinya dimiliki oleh setiap aktivis dan hanya mereka yang memiliki kehidupan ruhaniyah yang kuatlah yang nantinya akan terbebas dari kejenuhan dan para aktivis dakwah harus memiliki waktu khusus untuk meringankan beban dakwahnya dengan mendekkatkan diri kepada Allah SWT, kemudian jalan keluar idariyah atau manajerial dengan pengelolaan penataan amanah yang diamanahkan kepada para akrivis.
Ya selain ketidakseimbangan, faktor lain yakni latar belakang dan masa lalu aktivis yang merupakan modal pendukung suksesnya perjuangan di medan dakwah dimana bila aktivis yang memiliki latar belakang dan masa lalu yang buruk akan berpengaruh terhadap kinerja nya di medan dakwah, ya walaupun tidak selalu dan semua benar berlaku pada setiap aktivis.
Dakwah tidak bisa mencapai tujuan jika hanya berada dalam satu tahapan saja, tetapi merupakan jalan panjang yang berliku dan dalam buku ini tahapan dakwah saat ini memasuki perjuangan politik yang bersifat terbuka dan transparan dan mengharuskan aktivis menyesuaikan dengan tuntutan tahapan dakwah. Dalam konteks gerakan dakwah saat ini banyak pergerakan dakwah di berbagai negara yang mulai menapaki  fase perjuangan politik yang mengharuskan meninggalkan berbagai sifat ketertutupan. Gerakan dakwah menjelma menjadi wujud lembaga politik yang ikut terlibat langsung dalam berbagai kegiatan perpolitikan.

SEMANGAT BERDAKWAH...

              SEMANGAT..
                          SEMANGAT...
                                        SEMANGAT....

                             ^_^'v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar