Jumat, 09 Maret 2012

New Quantum Tarbiyah

Tarbiyah adalah proses untuk memperbaiki sesuatu, menjaga dan terus memelihara sampai berakhir dengan baik,  husnul khatimah, Happy Ending Full Barokah. Lakukan lompatan dahsyat, apapun masa lalumu segeralah bertobat dan ambil peran penuh manfaat sebelum semua nya terlambat. Inilah tarbiyah, mengubah dari hal-hal yang sangat mendasar. Berani mendidik diri untuk melejitkan potensi. Mengubah orientasi diri dari keterbatasan untuk menciptakan kemelimpahan. Kita yang membuat momentum itu menjadi ada, kita yang membuat perubahan menjadi nyata.
Mulailah dengan menentukan posisi kita masing-masing saat ini dan planing posisi akhir nanti dengan kekuatan mimpi. Beriman itu berbeda dengan sekedar berislam. Sebab iman itu tidak akan bermanfaat tanpa amal, seperti dalam suart al-Hujurat ayat 14-15. Sesuai janji-Nya, Allah akan membalas orang yang beramal sesuai tingkat amalnya. Besarnya pahala selaras dengan usaha yang dilakukan, besarnya tantangan yang dialami, besarnya kesulitan yang dilalui dan luasnya manfaat yang diberi.
Allah memberikan bimbingan pasti, prestasilah yang menentukan posisi kita. Katakan dengan prestasi, bangun rasa percaya diri. Bicara dengan amal nyata. Abu darda berkata “Tidaklah seorang dikatakan ulama kalau tidak mengamalkan ilmu yang diketahuinya”.  Mulailah dari hal yang kecil. Rasakan bahagia mu saat engkau memulai kebaikan dan bisa menjaganya. Mengubah energi kebaikan menjadi cahaya kebahagiaan.
Menjadi juru dakwah, sebenarnya begitu banyak lowongan, sampai kapanpun terbuka luas dan tak terbatas. Menjadi juru dakwah, tidak membutuhkan pengalaman kerja, jam terbang atau jam tayang yang banyak dahulu. Lowongan dai tidak terbatas. Siapa pun bisa. Lejitkan potensimu dengan Quantum tarbiyah. Jadilah da’i dan da’iyah, murobbi murobbiyah. Dengan membina diri dan mendakwahi diri sendiri itu pun sudah termasuk berdakwah, tapi itu saja belum cukup. Justru dengan menyampaikan engkau akan terus melakukan perbaikan. Inilah modal untuk melakukan yang lebih baik dan yang terbaik.

“Diantara balasan kebaikan itu, adalah mengajak saudaranya, kebaikan yang lain.”
Tarbiyah bukan sekedar nama dengan variasi niat didalamnya.  Luruskan tekad. Ikhlaskan diri, bersihkan hati, biarlah allah yang akan membalasi. Dahsyatkan diri dengan memotivasi diri sendiri, menemukan titik terlemah, mengantisiapsi agar syetan tidak menyerang melalui titik lengah kita. Bangkitkan motivasi dengan menggali manfaat. Belajar bukan untuk mengoleksi ilmu dan mengejar gelar, namun dengan memantik potensi menjadi perstasi, mengasah keahlian  untuk membangun kemandirian.
Tarbiyah tidak sekedar ngaji, tetapi lebih dari itu. Ada aktivitas hati, berempati dan berbagi.
Dalam tarbiyah seseorang merasa senang bila mendapat pengakuan dan penerimaan dari sesama. Tersentuh oleh ukhuwah, tergugah hati oleh empati, terkesan oleh perhatian saat sakit atayu tertimpa musibah, kembali bersemanagat saat datang ucapan selamat dihari bahagia, terhibur kala berduka, dan tersenyum bila ada yang mendukung.  Tarbiyah menjadi wisata hati untuk membina cara beribadah, melembutkan hati, menggugah jiwa dan menentramkan perasaan. Spiritual adalah sumbu untuk meledakkan seluruh potensi agar harmoni menjadi pribadi Happy Full Prestasi.

Ya, inilah mungkin sedikit ringkasan yang seharusnya menjadi sebuah refleksi bagi kita sebagai kaderdakwah untuk terus dan terus membina diri dan membina orang lain. Bila melihat kondisi membina dikampus, mungkin sudah semakin surut. Yang dahulu disebut kampus pesantren, disetiap sudut nampak lingkaran-lingkaran mentoring dan halaQoh, kini mulai meluntur dan tergusur.

Motivasi dan semangat, itulah kata-kata yang seharusnya tidak pernah hilang dari dalam diri untuk selalu membina. Ya memang saat ini semakin sulit mengajak para mahasiswa untuk halaQoh bahkan mentoring karena sudah semakin hedon nya pemikiran mahasiswa saat ini. Tetapi, itulah ujiannya, itulah tantangannya, dan itu lah semangatnya.
Mungkin bagi diri ini, hanya sekedar mengingatkan dan menyadarkan diri sendiri untuk selalu memegang dan menggenggam apa yang telah terbentuk dan ada di tangan dan senantiasa mengajak dan memotivasi sahabat2 Quw yang lain agar selalu semangat walau kendala dalam membina selalu ada.
Wallahualam....
SEMANGAT MEMBINA...
 ^o^’v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar