Tarbiyah adalah proses untuk memperbaiki sesuatu,
menjaga dan terus memelihara sampai berakhir dengan baik, husnul
khatimah, Happy Ending Full Barokah. Lakukan lompatan dahsyat, apapun masa
lalumu segeralah bertobat dan ambil peran penuh manfaat sebelum semua nya
terlambat. Inilah tarbiyah, mengubah dari hal-hal yang sangat mendasar. Berani
mendidik diri untuk melejitkan potensi. Mengubah orientasi diri dari
keterbatasan untuk menciptakan kemelimpahan. Kita yang membuat momentum itu
menjadi ada, kita yang membuat perubahan menjadi nyata.
Mulailah dengan menentukan posisi kita masing-masing saat ini dan planing posisi akhir nanti dengan kekuatan mimpi. Beriman itu berbeda dengan sekedar berislam. Sebab iman itu tidak akan bermanfaat tanpa amal, seperti dalam suart al-Hujurat ayat 14-15. Sesuai janji-Nya, Allah akan membalas orang yang beramal sesuai tingkat amalnya. Besarnya pahala selaras dengan usaha yang dilakukan, besarnya tantangan yang dialami, besarnya kesulitan yang dilalui dan luasnya manfaat yang diberi.
Allah memberikan bimbingan pasti, prestasilah yang
menentukan posisi kita. Katakan dengan prestasi, bangun rasa percaya diri.
Bicara dengan amal nyata. Abu darda berkata “Tidaklah seorang dikatakan ulama
kalau tidak mengamalkan ilmu yang diketahuinya”. Mulailah dari hal
yang kecil. Rasakan bahagia mu saat engkau memulai kebaikan dan bisa
menjaganya. Mengubah energi kebaikan menjadi cahaya kebahagiaan.
Menjadi juru dakwah, sebenarnya begitu banyak lowongan,
sampai kapanpun terbuka luas dan tak terbatas. Menjadi juru dakwah, tidak membutuhkan
pengalaman kerja, jam terbang atau jam tayang yang banyak dahulu. Lowongan dai
tidak terbatas. Siapa pun bisa. Lejitkan potensimu dengan Quantum tarbiyah.
Jadilah da’i dan da’iyah, murobbi murobbiyah. Dengan membina diri dan
mendakwahi diri sendiri itu pun sudah termasuk berdakwah, tapi itu saja belum
cukup. Justru dengan menyampaikan engkau akan terus melakukan perbaikan. Inilah
modal untuk melakukan yang lebih baik dan yang terbaik.
